ciri-ciri,fisik,desa - kevinjtimothy.me

ciri-ciri,fisik,desa


Apakah anda sedang ingi mencari jawaban atas pertanyaan: jawaban atas pertanyaan: ciri-ciri,fisik,desa?, anda sedang berada di tempat yang tepat.

Diblog ini kamu akan diberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pertanyaan yang sedang anda cari.

Disini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

ciri-ciri,fisik,desa

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: ciri-ciri,fisik,desa

masih tradisional, jarang adanya internet, masyarakat nya mau bergaul (tidak individualisme ),belum terlalu canggih, masih banyak tumbuhan atau pohon, udaranya masih bersih, semoga membanty

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: ciri-ciri,fisik,desa

Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan tersendiri (Soetardjo Kartohadikoesoemo, 1984). Desa merupakan perwujudan atau kesatuan goegrafi, sosial, ekonomi, politik dan kultur yang terdapat ditempat itu (suatu daerah), dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

Menurut Paul H. Landis dalam Darsono (2005:20) memberi batasan-batasan sebagai berikut

Berdasarkan statistik, Pedesaan adalah daerah yang mempunyai penduduk lebih dari 2500 orang.
Berdasarkan psikologi sosial, Pedesaan adalah daerah dimana pergaulan ditandai dengan keakraban dan keramah-tamahan.
Berdasarkan ekonomi, Pedesaan adalah daerah yang pokok kehidupan masyarakatnya berasal dari pertanian
Menurut Undang-undang No. 5 Tahun 1979 Tentang Pemerintah Daerah, desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa desa ialah suatu wilayah yang merupakan satu kesatuan masyarakat hukum pada batas-batas wilayah yang mempunyai wewenang untuk mengatur danmengurus kepentingan masyarakat setempat yang dimana corak masyarakatnya ditandai dengan kebersamaan dan keramahtamahan.

2.2 Karakteristik Pedesaan

Karakteristik masyarakat desa menurut Scott J.C. (1989) dalam Yudi (2010:4) menyatakan bahwa petani terutama di pedesaan pada dasarnya menginginkan kedamaian dan hubungan patron-klien paternalistik yang memberi jaminan dan keamanan social (social security). Petani jarang tampil mengambil suatu keputusan yang berisiko, karena petani akan memikirkan keamanan terlebih dahulu (safety first). Kondisi ini tidak dapat dipertahankan dengan masuknya pasar dan komersialisasi yang telah menggantikan hubungan patron-klienmenjadi hubungan ekonomis (upah/majikan-buruh).

Meskipun demikian, untuk mengatasi masalah ekonomi, daerah pedesaan telah menemukan sendiri berbagai mekanisme sosial ekonominya yang dikenal sebagai gotong-royong (social exchange). Gotong royong menjadi etos subsistensi yang melahirkan norma-norma moral, seperti adanya norma resiprokal atau timbal balik dalam menikmati bantual sosial. Secara umum, karakterisitik desa terbagi atas tiga, yaitu karakteristik fisik, karakteristik sosial, dan karakteristik ekonomi.

2.2.1 Karakteristik Fisik

Secara garis besar, daerah pedesaan memiliki ciri fisik sebagai berikut

Terdapat perbandingan antara jumlah manusia dan luas tanah kecil (man land ratio tinggi)
Tata Guna Lahan di dominasi untuk sektor pertanian
Jenis dan teknik pertanian tergantung kondisi lingkungan
2.2.2 Karakteristik Sosial

Corak kehidupan masyarakat di desa dapat dikatakan masih homogen dan pola interaksinya horizontal, banyak dipengaruhi oleh sistem kekeluargaan. Semua pasangan berinteraksi dianggap sebagai anggota keluarga. Serta hal yang sangat berperan dalam interaksi dan hubungan sosialnya adalah motif-motif sosial. Interaksi sosial selalu di-usahakan supaya kesatuan sosial (social unity) tidak terganggu, konflik atau pertentangan sosial sedapat mungkin dihindarkan jangan sampai terjadi. Prinsip kerukunan inilah yang menjiwai hubungan sosial pada masyarakat pedesaan. Kekuatan yang mempersatukan masyarakat pedesaan itu timbul karena adanya kesamaaan-kesamaan kemasyarakatan seperti kesamaan adat kebiasaan, kesamaan tujuan dan kesamaan pengalaman.

2.2.3 Karakteristik Ekonomi

Pada masyarakat pedesaan mata pencaharian bersifat homogen yang berada di sektor ekonomi primer, yaitu bertumpu pada bidang pertanian. Kehidupan ekonomi terutama tergantung pada usaha pengelolaan tanah untuk keperluan pertanian, peternakan, dan termasuk juga perikanan darat. Jadi, kegiatan di desa adalah mengolah alam untuk memperoleh bahan-bahan mentah baik bahan kebutuhan pangan, sandang maupun lain-lainnya untuk memenuhi kebutuhan pokok ma

Demikian artikel tentang tanya-jawab mengenai ciri-ciri,fisik,desa, dengan artikel ini semoga bisa membantu menyelesaikan masalah kamu. dan juga semoga bermanfaat bagi semuanya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *